SIstem Informasi Psikologi

0 Comments »



1. Pengertian Informasi

Menurut Zulkifli Amsyah (2005) informasi adalah data yang sudah diolah ke dalam bentuk tertentu sesuai dengan keperluan pemakaian informasi tersebut. Pengertian informasi sehingga dapat berinteraksi dengan sistem yaitu seprangkat elemen-elemen dari data yang dikumpulan dan telah diproses sehingga memiliki manfaat bagi para pengguna untuk memberikan efek atau pengaruh terhadap suatu objek dalam mengambil keputusan saat ini atau mendatang dan untuk memenuhi suatu kebutuhan bersama.

PERSON CENTER TERAPHY DARI CARL ROGERS BESERTA KASUS-KASUS

0 Comments »
Disusun oleh :
  • Farah Fajriatun Nikmah      12511963 
  • Masroyani Siregar    18511196 
  • Muhammad Mustofa Najib 18511436 
  • Syueb Abdulghani 17511011  
KELAS : 3PA08 
 
 
 
 
Sejarah 

Pendekatan person-centered dikembangkan oleh Dr. Carl Rogers (1902-1987) pada tahun 1940-an. Pada awalnya perkembangan Carl Roger menamakan nondirective counseling sebagai reaksi kontra terhadap pendekatan psikoanalisis yang bersifat direktif dan tradisional. Pada ahun 1951 Rogers mengganti nama pedekatan non-direktif menjadi client-centered. Pendekatan client-centered berasumsi bahwa manusia yang mencari bantuan psikologis diperlakukan sebagai klien yang bertanggung jawab yang memiliki kekuatan untuk mengarahkan dirinya. Setelah itu, Rogers mengembangkan aplikasi pendekatan ini pada area yang lebih luas dan menjangkau populasi yang lebih bervariasi seperti konseling pasangan dan keluarga, kelompok minoritas, kelompok antar ras dan antar kultur serta dalam hubungan internasional (Rogers,1970,1972,1977 dalam Corey, 1986, p.99). karena luasnya area aplikasi dan pengaruh pendekatan ini terutama pada isu-isu kekuasaan dan politik, yaitu tentang bagaimana manusia mendapatkan, memiliki, membagi atau menyerahkan kekuasaan dan kontrol atas orang lain dan atas dirinya, maka pendekatan ini dikenal sebagai pendekatan yang berpusat pada manusia (person-centered approach). Pendekatan ini dikembangkan atas dasar pertimbangan perlunya mendudukan individu dalam konseling sebagai personal dengan kapasitas positifnya (Thompson,et.al.,2004,p.159;corey,1986,p99). 

Pedekatan person-centered dapat dikategorikan dalam cabang humanistik yang memiliki prespektif eksistensial, humanisik merupakan perspektif ketiga ((third-force) dalam konseling, pada area ini didalamnya termasuk person-centered approach dan gestalt approach. Rogers mempertanyakan validitas keyakinan yang banyak dipegang oleh konselor yaitu bahwa dalam proses konseling, konselor adalah orangyang paling membantu. Rogers berasumsi bahwa manusia pada dasarnya dapat dipercaya dan memiliki potensi untuk memahami dirinya sendiri dan mengatasi masalahnya tanpa intervensi langsung dari konselor serta manusia memiliki potensi untuk berkembang (corey,1986, p100).

Psikoterapi

0 Comments »
  Definisi
  Psikoterapi adalah perawatan yangs secara umum mempergunakan intervensi psikis dengan pendekatan psikologis terhadap pasien yang mengalami gangguan psikis atau hambatan kprebiadian  (Singgih, 2007)

Rangkuman Tugas

0 Comments »

Pengertian Komunikasi


Setelah membaca pengertian dari komunikasi dari para di ahli  saya bisa mengambil kesimpulan bahwa Komunikasi itu adalah proses dari orang satu ke orang satunya lagi dalam penyampaian sebuah pesan. Di antarnya bisa verbal atau non verbal


Mengendalikan Fungsi Manajemen

0 Comments »


Definisi
G.R. Terry Artinya : pengendalian dapat didefinisikan sebagai proses penentuan, apa yang harus dicapai yaitu standar, apa yang sedang dilakukan yaitu pelaksanaan, menilai pelaksanaan dan apabila perlu melakukan perbaikan-perbaikan, sehingga pelaksanaan sesuai dengan recana yaitu selaras dengan standar.

Harold Koontz Artinya : Pengendalian adalah pengukuran dan perbaiakan terhadap pelaksanaan kerja bawahan, agar rencana-rencana yang telah dibuat untuk mencapai tuuan-tujuan perusahaan dapat terlaksana.

Dari pengertian pengendalian di atas bisa ditarik kesimpulan bahwa pengendalian adalah pelaksanaan atau proses penentuan progam kerja agar standar standar bisa di capai dan tujuan tujuan dari perusahaan dapat di capai dan sesuai dengan rencana.

Langkah-Langkah
Proses pengendalian dilakukan secara bertahap dan sistematis melalui langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Menentukan standar-standar yang akan digunakan sebagai dasar pengendalian.
  2. Mengukur pelaksanaan atau hasil yang sudah dicapai.
  3. Membandingkan pelaksanaan atau hasil dengan standar dan menentukan penyimpangan jika ada.
  4. Melakukan tindakan perbaikan, jika terdapat penyimpangan agar pelaksanaan dan tujuan sesuai dengan rencana.
  5. Meninjau dan menganalisis ulang rencana, apakah sudah benar-benar realistis atau tidak. Jika ternyata belum realistis maka perlu harus diperbaiki.

Tipe – Tipe Control

  • (Awal) Preliminary, Kadang-kadang disebut kendali feedforward, Hal ini harus dipenuhi sebelum suatu perkerjaan dimulai. Kendali ini menyakinkan bahwa arah yang tepat telah disusun dengan sumber-sumber yang tepat tersedia untuk memenuhinya

  • (Saat ini) Concurrent, Berfokus pada apa yang sedang terjadi selama proses. Kadang-kadang disebut Kendali steering, kendali ini memantau operasi dan aktivitas yang sedang berjalan untuk menjamin sesuatunya telah sedang dikerjakan dengan tepat.

  • (Akhir) Post-action, Kadang-kadang disebut kendali feedback , Kendali ini mengambil tempat setelah suatu tindakan dilengkapi. Kendali akhir berfokus pada hasil akhir, kebalikan dari input dan aktivitas.

Kontrol Proses Manajemen
Proses manajemen adalah daur beberapa gugusan kegiatan dasar yang berhubungan secara integral, yang dilaksanakan di dalam manajemen secara umum, yaitu proses perencanaan, proses pengorganisasian, proses pelaksanaan dan proses pengendalian, dalam rangka mencapai sesuatu tujuan secara ekonomis. Sesungguhnya keempat proses itu merupakan hasil ikhtisar dari pelbagai pendapat praktisi dan ahli mengenai manajemen.

http://cirebon-indramayu.blogspot.com/2009/11/peran-controlling-dalam-perusahaan.html
http://nonvivit.blogspot.com/2013/10/tipe-tipe-kontrol-dan-kontrol-proses.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Proses_Manajemen

Teori Motivasi

0 Comments »
Motivasi adalah suatu sugesti atau dorongan yang muncul karena diberikan oleh seseorang kepada orang lain atau dari diri sendiri, dorongan tersebut bermaksud agar orang tersebut menjadi orang yang lebih baik dari yang sebelumnya. Motivasi juga bisa diartikan sebagai sebuah alasan yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seseorang. Berikut inilah beberapa Pengertian Motivasi:
  •  Motivasi adalah kerakteristik psikologis manusia yang memberi kontribusi pada tingkat komitmen pada seseorang.
  •  Motivasi adalah proses kesediaan melakukan usaha tingkat tinggi untuk mencapai sasaran tertentu yang bisa memuaskan kebutuhan

Tugas 1 : Definisi Komunikasi, Dimensi Komunikasi, Definisi Leadership dan teori-teori Kepemimpinan

0 Comments »

Pengertian Komunikasi

Komunikasi atau dalam bahasa inggrisnya Communication, menurut asal katanya berasal dari bahasa latin yaitu Communicatio. Komunikasi adalah suatu proses ketika seseorang atau kelompok masyarakat menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungannya. Pada umumnya, komunikasi terjadi secara lisan atau verbal. Komunikasi dapat terjadi jika ada persamaan antara penyampaian pesan dengan orang yang menerima pesan.


Kaitan Abnormalitas dengan strees, motivasi, Gender

0 Comments »


Pengertian dari Abnormal
Abnormal sendiri bias di artikan (abnormal behavior) bagi para hli seringkali disebut dengan gangguan perilaku (behavior disorder), atau ada juga yang menyebutnya lagi dengan mental ilness (Morgan dkk, 1984).

Hubungan Degan motivasi
Motivasi merupakan suatu sugesti atau dorongan yang muncul karena diberikan oleh seseorang kepada orang lain atau dari diri sendiri, dorongan tersebut bermaksud agar orang tersebut menjadi orang yang lebih baik dari yang sebelumnya. Motivasi juga bisa diartikan sebagai sebuah alasan yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seseorang.

Pribadi Sehat Menurut Rogers

0 Comments »


Sejarah

1.      CARL ROGERS : TEORI HUMANISTIK

Carl Ransom Rogers lahir di Oak Park, Illinois, pada 8 Januari 1902. Pada umur 12 tahun keluarganya mengusahakan pertanian dan Rogers menjadi tertarik kepada pertanian secara ilmiah. Pertanian ini membawanya ke perguruan tinggi, dan pada tahun-tahun pertama Rogers sangat gemar akan ilmu alam dan ilmu hayat. Setelah menyelesaikan pelajaran di University of Wisconsin pada 1924 Rogers masuk Union Theological College of Columbia, disana Rogers mendapat pandangan yang liberal dan filsafat mengenai agama. Kemudian pindah ke Teachers College of Columbia, disana Rogers terpengaruh oleh filsafat John Dewey serta mengenal psikologi klinis dengan bimbingan L. Hollingworth. Rogers mendapat gelar M.A. pada 1928 dan doctor pada 1931 di Columbia. Pengalaman praktisnya yang pertama-tama diperolehnya di Institute for Child Guidance. Lembaga tersebut orientasinya Freudian. Rogers menemukan bahwa pemikiran Freudian yang spekulatif itu tidak cocok dengan pendidikan yang diterimanya yang mementingkan statistik dan pemikiran menurut aliran Thorndike.
Setelah mendapat gelar doktor dalam psikologi Rogers menjadi staf pada Rochester Guidance Center dan kemudian menjadi pemimpinnya. Selama masa ini Rogers dipengaruhi oleh Otto Rank, seorang psychoanalyst yang memisahkan diri dari Freudian yang ortodok.
Pada tahun 1940 Rogers menerima tawaran untuk menjadi guru besar psikologi di Ohio State University. Perpindahan dari pekerjaan klinis ke suasana akademis ini dirasa oleh Rogers sendiri sangat tajam. Karena rangsangannya Rogers merasa terpaksa harus membuat pandangannya dalam psikoterapi itu menjadi jelas. Dan ini dikerjakannya pada 1942 dalam buku Counseling and Psychotheraphy. Pada tahun 1945 Rogers menjadi mahaguru psikologi di Universitas of Chicago, yang dijabatnya hingga kini. Tahun 1946-1957 menjadi presiden the American Psychological Association. Dan meninggal dunia tanggal 4 Februari 1987 karena serangan jantung.

2. Perkembangan Kepribadian

Konsep diri (self concept) menurut Rogers adalah bagian sadar dari ruang fenomenal yang disadari dan disimbolisasikan, dimana “aku“ merupakan pusat referensi setiap pengalaman. Konsep diri merupakan bagian inti dari pengalaman individu yang secara perlahan dibedakan dan disimbolisasikan sebagai bayangan tentang diri yang mengatakan “apa dan siapa aku sebenarnya“ dan “apa yang sebenarnya harus saya perbuat“. Jadi, self concept adalah kesadaran batin yang tetap, mengenai pengalaman yang berhubungan dengan aku dan membedakan aku dari yang bukan aku.

Konsep diri ini terbagi menjadi 2 yaitu konsep diri real dan konsep diri ideal. Untuk menunjukkan apakah kedua konsep diri tersebut sesuai atau tidak, Rogers mengenalkan 2 konsep lagi yaitu:

1. Incongruence
Incongruence adalah ketidakcocokan antara self yang dirasakan dalam pengalaman aktual disertai pertentangan dan kekacauan batin.

2. Congruence
Congruence berarti situasi dimana pengalaman diri diungkapkan dengan seksama dalam sebuah konsep diri yang utuh, integral, dan sejati.
Menurut Rogers, para orang tua akan memacu adanya incongruence ini ketika mereka memberikan kasih sayang yang kondisional kepada anak-anaknya. Orang tua akan menerima anaknya hanya jika anak tersebut berperilaku sebagaimana mestinya, anak tersebut akan mencegah perbuatan yang dipandang tidak bisa diterima. Disisi lain, jika orang tua menunjukkan kasih sayang yang tidak kondisional, maka si anak akan bisa mengembangkan congruence-nya. Remaja yang orang tuanya memberikan rasa kasih sayang kondisional akan meneruskan kebiasaan ini dalam masa remajanya untuk mengubah perbuatan agar dia bisa diterima di lingkungan.
Dampak dari incongruence adalah Rogers berfikir bahwa manusia akan merasa gelisah ketika konsep diri mereka terancam. Untuk melindungi diri mereka dari kegelisahan tersebut, manusia akan mengubah perbuatannya sehingga mereka mampu berpegang pada konsep diri mereka. Manusia dengan tingkat incongruence yang lebih tinggi akan merasa sangat gelisah karena realitas selalu mengancam konsep diri mereka secara terus menerus.

3.      Kepribadian sehat menurut Humanistik

Carl R. Rogers adalah seorang ahli psikologi humanistik yang gagasan-gagasannya berpengaruh terhadap pikiran dan praktek psikologi di semua bidang, baik klinis, pendidikan, dan lain-lain. Dan menurut Rogers sendiri Kepribadian Sehat adalah sebagai berikut :


  • Perkembangan Kepribadian “ Self ”


Self adalah sesuatu yang manusia rasakan yang ada di dalam dirinya. Dan di dalam self sendiri terdapat 2 bagian yaitu, ideal self. Ideal self sendiri adalah diri yang di harap oleh individu itu sendiri, dan yang kedua adalah reality self adalah kenyataan yang ada pada diri individual keadaan apa adanya pada diri individu. Ketidak nyamanan akan muncul jika terjadi ketidaksesuaian antara persepsi tentang dengan ideal selfnya. Individual yan sehat adalah individu yang memiliki jarak reality self dan ideal self tidak terlalau jauh. Sebenarnya self satu satunya struktur kepribadian yang sebenarnya, self terbentuk memalaui deferensiansi medan fenomena dan melalui intropeksi nilai nilai orang tertentu sert distorsi pengalaman. Self bersifat integral dan konsisten, pengalaman yang tidak sesua struktur self dianggap sebagai sebuah ancaman dan self dapat berubah sebagai akibat kematangan biologic dan belajar. Konsep self menggambarkan konsepsi mengenai dirinya sendiri, ciri-ciri yang dianggapnya menjadi bagian dari dirinya. Misalnya, orang mungkin memandang dirinya sebagai; “saya cerdas, menyenangkan, jujur, baik hari, dan menarik”. Alwisol (2006: 322)


  • Perana positive rogers dalam pebentukan kepribadian individu


Peranan positif regard adalah suatu kebutuhan yang memakasa dan menyerap, di miliki oleh semua manusia, setiap terdorong untuk menemukan positive regard.  Pada dasarnya manusia sendiri membutuhkan kehangatan, penghargaan, penerimaan, pengangungan dan cinta dan orang lain di sekitarnya. Kebutuhan mcam seperti di sebiut dengan Positive Regard, yang  di bagi menjadi 2 yaitu Conditional Positive Regard dan unconditional Positive Regard.
3.        Ciri-ciri Orang yang Berfungsi Sepenuhnya Lima sifat khas orang yang berfungsi sepenuhnya (fully human being):
a.        Keterbukaan pada pengalaman
orang yang befungsi sepenuhnya adalah orang selalu menerima semua pengalam dengan mudal sehingga selalu timbul persepsi baru. Dengan begitu makin banyak emosi positive yang ia dapat serap


  • Kehidupan Eksistensial

Kualitas dari kehidupan eksistensial dimana orang terbuka dengan pengalaman barunya sehingga ia akan selalu menemukan sesuatu yang baru dan selalu berubah dan cenderung menyesuaikan diri sebagi respon atas pengalaman kedepannya


  • Kepercayaan terhadap organisme orang sendiric.     

Pengalaman akan menjadi hidup ketika seseorang membuka diri terhadap pengalaman itu sendiri. Dengan begitu ia akan bertingkah laku menurut apa yang dirasanya benar (timbul seketika dan intuitif) sehingga ia dapat mempertimbangkan setiap segi dari suatu situasi dengan sangat baik.


  • Perasaan Bebas

Orang yang sehat secara psikologis dapat membuat suatu pilihan tanpa adanya paksaan -paksaan atau rintangan -rintangan antara alternatif pikiran dan tindakan. Orang yang bebas memiliki suatu perasaan berkuasa secara pribadi mengenai kehidupan dan percaya bahwa masa depan tergantung pada dirinya sendiri, tidak pada peristiwa di masa lampau sehingga ia dapat meilhat sangat banyak pilihan dalam kehidupannya dan merasa mampu melakukan apa saja yang ingin dilakukannya.


  •    Kreativitas

Keterbukaan diri terhadap pengalaman dan kepercayaan kepada organisme mereka sendiri akan mendorong seseorang untuk memiliki kreativitas dengan ciri -ciri bertingkah laku spontan, tidak defensif, berubah, bertumbuh, dan berkembang sebagai respons atas stimulus-stimulus kehidupan yang beraneka ragam di sekitarnya.
Kelemahan atau kekurangan pandangan Rogers terletak pada perhatiannya yang semata -mata melihat kehidupan diri sendiri dan bukan pada bantuan untuk pertumbuhan serta perkembangan orang lain. Rogers berpandangan bahwa orang yang berfungsi sepenuhnya tampaknya merupakan pusat dari dunia, bukan seorang partisipan yang berinteraksi dan bertanggung jawab di dalamnya.

Schultz, Duane. (1991). Psikologi Pertumbuhan. Yogyakarta: Kanisius.

Pribadi Sehat

0 Comments »


Hingga saat ini banyak sekali pengertian dari kepribadian itu sendiri dan pengertian kepribadian menurut Allport sendiri adalah organisasi dinamis dalam diri individu sebagai sistem psiko-fisik yang menentukan caranya yang unik dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungannya. Di atas hanya sebagian kecil dari pengertian kepribadian dan banyak lagi seperti halnya Untuk menjelaskan tentang kepribadian individu, terdapat beberapa teori kepribadian yang sudah banyak dikenal, diantaranya : teori Psikoanalisa dari Sigmund Freud, teori Analitik dari Carl Gustav Jung, teori Sosial Psikologis dari Adler, Fromm, Horney dan Sullivan, teori Personologi dari Murray, teori Medan dari Kurt Lewin, teori Psikologi Individual dari Allport, teori Stimulus-Respons dari Throndike, Hull, Watson, teori The Self dari Carl Rogers dan sebagainya. 

Pengertian "Sehat"

0 Comments »
Istilah sehat dalam kehidupan sehari-hari sering dipakai untuk menyatakan bahwa sesuatu dapat bekerja secara normal. Bahkan benda mati pun seperti kendaraan bermotor atau mesin, jika dapat berfungsi secara normal, maka seringkali oleh pemiliknya dikatakan bahwa kendaraannya dalam kondisi sehat. Kebanyakan orang mengatakan sehat jika badannya merasa segar dan nyaman. Bahkan seorang dokterpun akan menyatakan pasiennya sehat manakala menurut hasil pemeriksaan yang dilakukannya mendapatkan seluruh tubuh pasien berfungsi secara normal. Namun demikian, pengertian sehat yang sebenarnya tidaklah demikian. Pengertian sehat menurut UU Pokok Kesehatan No. 9 tahun 1960, Bab I Pasal 2 adalah keadaan yang meliputi kesehatan badan (jasmani), rohani (mental), dan sosial, serta bukan hanya keadaan bebas dari penyakit, cacat, dan kelemahan. Pengertian sehat tersebut sejalan dengan pengertian sehat menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1975 sebagai berikut: Sehat adalah suatu kondisi yang terbebas dari segala jenis penyakit, baik fisik, mental, dan sosial.

Dampak Positve dan Negative tes psikologi di internet

1 Comments »

Dewasa ini internet merupakan bagian penting dalam diri seseorang, bagaimana tidak hampir semua gadget setiap orang terhubung dengan koneksi dunia maya, dengan segala macam penggunaannya mulai dari social networking, dunia bisnis atau pun sekedar mencari informasi di dunia maya. Hamper semua aspek di dunia ini menggunakan internet untuk segala kemudahan pengunannya Dengan segala kemudahan itu juga di bentuk tes psikologi secara online, tes psikologi yang dirancang sedemikian rupa di dunia maya dan kita harus menjawab semua pertanyaan yang tertera dengan jawaban yang sudah tersedia memang terlihat mudah dan cepat tapi dalam beberapa hal tes psikologi di internet juga memiliki kekurangan dan kelebihan dan di sini saya akan sedikit membahas kekurangan dan kelebihan tersebut dengan di mulai dengan kelebihannya terdahulu :

EKOLOGI DAN DAMPAK PERKEMBANGAN IPTEK TERHADAP KEHIDUPAN MANUSIA

0 Comments »
Ekologi Manusia
DEFINISI Ekologi Manusia, menurut Amos H Hawley (1950:67) dikatakan, “Human ecology may be defined, therefore, in terms that have already been used, as the study of the form and the development of the community in human population.” (Ekologi manusia, dengan demikian bisa diartikan, dalam istilah yang biasa digunakan, sebagai studi yang mempelajari bentuk dan perkembangan komunitas dalam sebuah populasi manusia).
Frederick Steiner (2002:3) mengatakan, “This new human ecology emphasizes complexity over-reductionism, focuses on changes over stable states, and expands ecological concepts beyond the study of plants and animals to include people. This view differs from the environmental determinism of the early twentieth century.” (Ekologi Manusia Baru menekankan pada over-reduksionisme yang cukup rumit, memfokuskan pada perubahan negara yang stabil, dan memperluas konsep ekologi melebihi studi tentang tumbuh-tumbuhan dan hewan menuju keterlibatan manusia. Pandangan ini berbeda dari determinisme lingkungan pada awal-awal abad ke-20). Menurut Gerald L Young (1994:339) dikatakan, “Human ecology, then, is “an attempt to understand the inter-relationships between the human species and its environment” (Dengan demikian ekologi manusia, adalah suatu pandangan yang mencoba memahami keterkaitan antara spesies manusia dan lingkungannya).
Persamaan dari ketiga definisi yang dikemukakan di atas adalah bahwa pengertian “Ekologi Manusia” merujuk pada suatu ilmu (oikos = rumah/tempat tinggal ; logos = ilmu) dan mempelajari interaksi lingkungan dengan manusia sebagai perluasan dari konsep ekologi pada umumnya.

{soft skill} Gravitasi

0 Comments »
Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta. Fisika modern mendeskripsikan gravitasi menggunakan Teori Relativitas Umum dari Einstein, namun hukum gravitasi universal Newton yang lebih sederhana merupakan hampiran yang cukup akurat dalam kebanyakan kasus.

Sebagai contoh, bumi yang memiliki massa yang sangat besar menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar untuk menarik benda-benda di sekitarnya, termasuk makhluk hidup, dan benda-benda yang ada di bumi. Gaya gravitasi ini juga menarik benda-benda yang ada diluar angkasa, seperti bulan, meteor, dan benda angkasa lainnya, termasuk satelit buatan manusia.

{softskill} Tertindih Setan Saat Tidur (Matematika dan IAD)

0 Comments »
Pernah terbangun dari tidur, tapi sulit bergerak ataupun berteriak? dont worry, anda tidak sedang diganggu makhluk halus. Ini penjelasan ilmiahnya.



Pada saat mengalami ini biasanya kita akan sulit sekali bergerak dan kemudian ada sedikit rasa dingin menjalar dari ujung kaki ke seluruh tubuh.

Untuk bisa bangun, satu-satunya cara adalah menggerakkan ujung kaki, ujung tangan atau kepala sekencang-kencangnya hingga seluruh tubuh bisa digerakkan kembali, biasanya disertai juga dengan munculnya bayangan kegelapan. Hal inilah yang diasumsikan "ketindihan" makhluk halus orang sebagian besar orang.